PS2026 – Simeulue | Di penghujung bulan suci Ramadan tahun ini, Sekretariat Bersama (SEKBER) Wartawan Simeulue menggelar kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang dihadiri oleh wartawan dari berbagai media dan organisasi pers di Kabupaten Simeulue. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Mentari, Sabtu (14/3), dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi pers, di antaranya PWI, AJI, dan IWO Indonesia, serta para jurnalis dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Simeulue. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturrahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun kebersamaan antar insan pers, tanpa memandang perbedaan organisasi maupun media tempat mereka bernaung.
Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, SEKBER Wartawan Simeulue terlebih dahulu menggelar rapat dan konsolidasi internal guna membahas berbagai agenda dan rencana strategis ke depan. Dalam pertemuan tersebut, para anggota membahas langkah-langkah untuk memperkuat organisasi agar semakin solid, maju, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Ketua SEKBER Wartawan Simeulue, Alis Anizar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa organisasi pers sejatinya dibentuk sebagai wadah pemersatu bagi seluruh wartawan, bukan justru menjadi pemicu perpecahan di antara sesama insan pers.
“Organisasi pers pada hakikatnya adalah rumah bersama bagi para wartawan. Perbedaan organisasi maupun media tidak seharusnya menjadi sekat yang memisahkan kita. Justru melalui wadah seperti SEKBER ini, kita ingin memperkuat persatuan, menjaga solidaritas, dan membangun kebersamaan antar insan pers di Kabupaten Simeulue,” ujar Alis Anizar.
Ia menegaskan bahwa keberadaan SEKBER Wartawan Simeulue didirikan dengan semangat kebersamaan untuk menyatukan para jurnalis dari berbagai latar belakang organisasi dan media.
“SEKBER ini lahir dari semangat persaudaraan. Kami ingin semua wartawan di Simeulue merasa memiliki ruang bersama untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan saling mendukung dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga marwah profesi wartawan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alis Anizar juga menekankan bahwa wartawan memiliki peran yang sangat strategis sebagai corong informasi bagi masyarakat. Melalui kerja-kerja jurnalistik yang profesional dan berimbang, insan pers turut berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah serta kemajuan bangsa dan negara.
Menurutnya, hubungan kemitraan yang baik antara wartawan dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta, perlu terus dibangun secara sehat dan profesional demi kemajuan Kabupaten Simeulue.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para wartawan yang hadir tampak saling berdiskusi, berbagi cerita, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin di antara mereka.
Melalui kegiatan ini, SEKBER Wartawan Simeulue berharap solidaritas dan kekompakan antar wartawan semakin kuat, sehingga mampu menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*BS)

.jpg)